Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Defa Al Fazza Tour
blog-img-10

Posted by : Nur Arifin

HAMBA YANG TERPILIH

Sebuah Kisah Perjalanan Umrah yang Berakhir di Kota Rasulullah ?

Tidak semua perjalanan memiliki akhir yang sama.

Ada perjalanan yang membawa seseorang kembali ke rumah dengan membawa kenangan. Namun ada pula perjalanan yang menjadi perjalanan terakhir dalam kehidupan seorang hamba—sebuah perjalanan menuju Baitullah yang kemudian berakhir di kota suci Madinah Al-Munawwarah.

Beliau berangkat menunaikan ibadah umrah dengan niat memenuhi panggilan Allah. Menyelesaikan rangkaian ibadah di Makkah Al-Mukarramah, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Hingga pada 26 Juli 2026, Allah menetapkan akhir perjalanan beliau di Madinah Al-Munawwarah, kota Rasulullah ?.

Beliau menghembuskan napas terakhir di sana, dan kemudian dimakamkan di Maqbarah Baqi’, salah satu tempat pemakaman yang berada tidak jauh dari Masjid Nabawi ?.

Bagi keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan, tentu ada rasa kehilangan yang begitu dalam.

Namun di balik duka tersebut, tersimpan sebuah kisah yang mengajarkan kita tentang arti sebuah perjalanan.

Terpilih menjadi tamu Allah.
Terpilih untuk menunaikan ibadah umrah.
Terpilih mengakhiri perjalanan di Madinah.
Dan atas kehendak Allah, beristirahat untuk selamanya di Baqi’.

Kami menyebut kisah ini:

HAMBA YANG TERPILIH

Sebuah pengingat bagi kita semua bahwa kehidupan adalah perjalanan menuju Allah. Kita tidak pernah mengetahui di mana dan kapan perjalanan itu akan berakhir.

Yang dapat kita persiapkan adalah bekal amal, memperbaiki niat, dan memenuhi panggilan-Nya selagi Allah memberikan kesempatan.

Semoga Allah ? menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni dosa dan kekhilafannya, melapangkan kuburnya, memberikan cahaya dan ketenangan di alam barzakh, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga kita semua diberikan kesempatan menjadi tamu Allah, menunaikan ibadah dengan penuh keikhlasan, dan kelak kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khatimah.

Saat Panggilan Itu Datang

Umrah bukan sekadar perjalanan wisata religi.

Ia adalah perjalanan hati.
Perjalanan untuk mendekat kepada Allah.
Perjalanan untuk meninggalkan sejenak kesibukan dunia dan kembali mengingat tujuan kehidupan.

Makkah memanggil dengan Ka'bah-Nya.
Madinah menyimpan kerinduan kepada Rasulullah ?.
Dan setiap perjalanan memiliki kisahnya sendiri.

Jika hari ini Allah memberikan kesempatan dan kemampuan kepada kita untuk berangkat, jangan sia-siakan kesempatan tersebut.

Persiapkan niat. Persiapkan hati. Persiapkan perjalanan terbaik menuju Baitullah.

Semoga suatu hari nanti, nama kita pun termasuk dalam daftar para tamu-Nya.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

“Allahumma arzuqna ‘umratan maqbulah, wa dzanban maghfurah, wa sa’yan masykura, wa husnal khatimah.”

Ya Allah, karuniakanlah kepada kami umrah yang diterima, dosa yang diampuni, amal yang disyukuri, dan akhir kehidupan yang baik.